zaman sekarang sudah maju,dan sekarang pun orang dewasa lebih suka memainkan musik dengan menggunakan alat musik modern dari pada alat musik tradisional.
alat musik modern pun lebih canggih dari pada alat musik tradisional,tapi alat musik tradisional tidak kalah bagus suaranya dengan alat musik modern.
Kamis, 24 Maret 2011
Senin, 21 Maret 2011
Musik Tradisional Indonesia
NKRI adalah sebuah negara yang meliputi ribuan pulau yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dimana dari sekian banyaknya kepulauan beserta masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang berbagai budaya daerah. Seni tradisional yang merupakan jati diri, identitas dan media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.
Hampir seluruh wilayah NKRI mempunyai seni musik tradisional yang khusus dan khas. Dari keunikan tersebut bisa nampak terlihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologi instrumen musiknya. Seni tradisonal itu sendiri mempunyai semangat kolektivitas yang tinggi, sehingga dapat dikenali karakter dan ciri khas masyarakat Indonesia, yaitu yang terkenal ramah dan santun.
Untuk lebih mengenal lebih dekat musik tradisional kita dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok yaitu :
1. Instrumen Musik Perkusi.
Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah Gamelan, Kendang, Kecapi, Arumba, Talempong, Sampek dan Kolintang, Rebana, Bedung, Jimbe dan lain sebagainya.
a. Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam, gamelan berasal dari daerah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat disebut dengan Degung dan di Bali disebut Gamelan Bali. Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen saron, demung, gong, kenong, slentem, bonang, peking, gender dan beberapa instrumen lainnya. Disamping itu gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.
b. Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan (kambing). Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di daerah Jawa Barat kendang mempunyai peranan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi tarian, wayang dan ketoprak. Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. rebana dapat dijumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.
c. Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerh Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai kecapi adalah siter dari Jawa Tengah.
d. Arumba (alunan rumpun bambu) berasal dari daereah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bahan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pad awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis.
e. Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, si, do).
f. Sampek (sampe/sapek) adlah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah Kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang dipenuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan dari daerah Tapanuli, Jungga dari Sulawesi Selatan.
g. Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa. Alat musik ini mempunyai tangga nada diatonis yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar dibuat dari kayu dan cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.
h. Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur, kecapi ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.
2. Instrumen Musik Gesek.
Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebab terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa. Rebab jenis ini dapat dijumpai di Bali, Jawa dan Kalimantan Selatan.
3. Instrumen Musik Tiup.
Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu hampir semua daerah di Indonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat, serunai dapat dijumpai di Sumatera Utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40 – 100 cm dengan garis tengah 2 cm.
Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4 – 6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisional yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura dan Papua.
Alat Musik Tradisional
Negara kita Indonesia tercinta memiliki banyak kekayaan budaya. Salah satunya adalah gamelan. Gamelan merupakan seperangkat alat musik tradisional yang berkembang di beberapa wilayah nusantara seperti Jawa, Madura, Bali, dan Lombok. Bentuk dan nada yang dihasilkan pun berbeda-beda. Gamelan Jawa nadanya lembut, gamelan Bali nadanya lebih kuat, gamelan Sunda lebih mendayu-dayu.
Satu set gamelan terdiri dari kendang, rebab, celempung, gambang, gong, dan seruling bambu.
Dibutuhkan 3 atau 4 kendang dalam gamelan. Bentuknya seperti tong, kedua sisi kendang ditutupi dari bahan kulit kambing atau banteng. Ukuran kedua sisi tidak sama, sisi yang lebih besar menghasilkan nada-nada yang lebih rendah. Nama kendang berdasarkan ukurannya dari yang besar ke yang kecil: kendang gending, kendang wayangan, kendang ciblon, dan kendang ketipung. Untuk membunyikannya dipukul dengan telapak tangan.
Rebab seperti biola yang bersenar dua. Komponen utamanya kayu, senarnya biasanya terbuat dari tembaga. Sewaktu memainkannya, rebab ditempelkan di leher dan mengarah ke atas.
Celempung seperti sitar, memiliki 13 pasang tali. Celempung dimainkan dengan kuku, sementara jari menekan senar yang lain.
Gambang ada yang barnya terbuat dari kayu dan ada yang terbuat dari perunggu. Setiap gambang terdiri dari 19 atau 20 bar. Ukuran panjang barnya antara 58 cm sampai 29 cm. Untuk memainkannya menggunakan 2 pemukul dari kayu yang panjangnya kira-kira 35 cm.
Dalam gamelan ada beberapa jenis alat musik seperti gong: gong ageng, kempul, kempyang, kenong, ketuk. Gong ageng adalah gong yang digantung dan ukurannya yang paling besar. Permukaannya datar, di tengahnya ada tonjolan. Ukurannya beragam, biasanya berdiameter 85 cm. Membunyikannya dengan menggunakan pemukul kayu yang kepalanya yang ditutupi lapisan pemberat.
Langganan:
Komentar (Atom)

